Adek dan Kyoiku Mama

Bersyukurlah atas pencapaian-pencapaian kecil yang kita lakukan dalam hidup ini, dengan begitu Allah akan memantaskan kita untuk siap menerima pencapaian selanjutnya
~ quote by me

Hehe....itu kata sayaa... itu sebabnya kalau saat ini saya bisa merasakan hari Senin yang damai,  hmmm jadi bersyukurrr banget. Kondisi kayak gini ini adalah efek dari perjuangan 1,5 tahun lalu....yang dulunya kerja gak kenal waktu, pagi n siang ngantor, malam pun masih lembur belajar n ngerjain kue n Oriflame ...gakpapa...karena tau tujuannya untuk apaan, ngejar supaya bisa kayak sekarang. Bukan tujuan untuk sesaat, tapi pengen punya kondisi lebih enak selamanya.

Mungkin bagi sebagian orang yang lain jadi berbeda, ya nggak papaa....toh hidup ini memang pilihan kan hehee....dan saya merasa lebih nyaman dengan kondisi sekarang, kerja nggak diuber-uber waktu terus...bisa ngatur sendiri kapan saya mau kerja, kapan mau istirahat. Kayak sekarang nihhh.....Senin pagi kayak gini, jam segini....malah asik ngeblog n browsing sama-sini hehee, zaman dulu mah boro-boro bisa duduk manis mainan laptop sambil nemenin adek kayak gini, yang ada tuh kalo pagi kayak gini, saya pasti lagi rempong gedabrukan berkejaran dengan waktu....
Hehe... sekali lagi mungkin bagi sebagian orang yaahh hal begitu asik-asik aja, tapi buat saya kalo ada kondisi yang lebih bisa bikin kita enjoy seharian, kenapa enggak berusaha diwujudkan. 

Buat saya bisa uyel-uyel adek seharian itu suatu nikmat tiada taraa.....mumpung adek masih kecil masih mau diuyel-uyel. Ntar kalo udah segede Dhiya' udah nggak mau deh diuyel-uyel lagi, udah punya dunianya sendiri. Dulu masa kecil nya mba Dhiya' ummi nya rempong banget nggak bisa sering nemenin, kadang malah dia dititipkan ke mba uti di Kediri, karena ummi harus ngantor n yang momong pas nggak ada....dan Alhamdulillah dia sih baik-baik aja, tetep ceria, tetep jadi anak manis, baik budi, berprestasi, ummi nya aja yang sering merindukan hehe....
Sekarang ummi udah resign, mba Dhiya' nya udah SMP kelas 2, full day school, hari libur pun sering ada kegiatan sama temen-temennya... nah lhoo :D

Makanya sekarang ini ummi udah gak mau kehilangan momen2 bareng adek, karena sadar bener kalau seiring bertambahnya usia anak, pasti ntar dia tambah mandiri, punya dunia sendiri....jadi sekarang ummi mau nikmatin saat-saat ngalemnya adek, saat-saat tiap pulang skul yang dicari ummi nya bukan asisten rumah tangga, saat-saat dia banyak pertanyaan kritis karena besarnya rasa ingin tau, yang belum tentu bisa dijawab dengan tepat oleh asisten rumah tangga.
Karena sadar bener ini akan cepat berlalu. Bentar lagi dia makin besar dan lebih mandiiri.
Itu sebabnya tahun lalu ngejar banget untuk bisa segera resign, supaya masih sempat nemenin adek lebih lama di masa golden age nya :)

menikmati banget saat-saat maem es krim berdua sambil becanda,
pun saat duduk berdekatan walo sama-sama diam :)

Ini dari hasil googling dan saya sangat terinspirasi :)

Berbagai penelitian membuktikan, usia dini (0-6 tahun) merupakan periode atau masa keemasan (the golden age) yang sangat menentukan tahap perkembangan anak selanjutnya. Kecerdasan anak mencapai 50 persen pada usia 0 – 4 tahun, sebanyak 80 persen pada usia delapan tahun, dan mencapai 100 persen pada usia 18 tahun. Hal ini menunjukan masa emas seorang anak berada pada usia dini, sebelum berusia 7 tahun. Pada masa emas, kecepatan pertumbuhan otak anak sangat tinggi, mencapai 50 persen dari keseluruhan perkembangan otak anak selama hidupnya. Di masa ini pula seorang anak mampu menyerap ide dan pengetahuan jauh lebih kuat daripada orang dewasa.

Perhatian terhadap anak sejak usia dini penting dilakukan, masa keemasan (the golden age) yang sangat menentukan pada perkembangan anak tidak boleh dilewatkan begitu saja tanpa ada perhatian dan pendidikan yang berarti. Orang tua, terkhusus ibu memiliki posisi yang cukup besar dalam hal ini, karena ibu merupakan sosok yang paling dekat dengan kehidupan anak. Walaupun sebenarnya perhatian terhadap anak bukan tugas ibu semata, melainkan tugas bersama, yaitu kerjasama antara ayah dan ibu. Akan tetapi pada kenyataannya seringkali ayah tidak berada di rumah bersama anak-anak, kecuali disebagian kecil waktunya. Ini dilihat dari sisi kuantitas. Dari sisi kualitas, waktu yang sedikit inipun lebih banyak digunakan untuk istirahat setelah penat bekerja, tidak mampu lagi memikirkan keadaan anak-anaknya. Dengan begitu, jelas peran dan tanggung jawab terbesar dalam perhatian terhadap anak terletak di pundak ibu.

Jepang merupakan negara maju yang tidak asing lagi bagi kita, ternyata para wanitanya justru merasa bahagia, tersanjung dan dimuliakan dengan jabatan dan tugasnya sebagai ibu rumah tangga. Bahkan mereka tak segan-segan mengundurkan diri dari karir mereka demi mengasuh dan mendidik sendiri anak-anak mereka di rumah. Dari sumber informasi yang saya dapatkan, rilis Kementerian Kesehatan-Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang tanggal 17 Maret 2004 mengungkapkan bahwa 61% Ibu muda Jepang meninggalkan pekerjaannya di luar rumah setelah melahirkan anaknya. Mereka menganggap menjadi ibu rumah tangga sama profesionalnya dengan wanita pekerja. Mereka lebih suka banyak tinggal di rumah untuk memperhatikan kebutuhan anak-anaknya dan terus menerus memotivasi anak-anaknya untuk bekerja keras meningkatkan prestasi akademis mereka. Padahal para wanita Jepang rata-rata mereka lulusan S1/S2. Mereka sekolah tinggi bukan untuk berkarier tapi “mendidik anak” itulah karier mereka yang tertinggi. 

Kyoiku Mama yang dalam bahasa Arab  populer dengan sebutan “Ummu Madrosatun” yaitu ibu pendidik sebagai tempat sekolah anak-anaknya menjadi motivasi wanita-wanita Jepang dalam mendidik anak-anaknya. Kyoiku Mama lah yang meletakkan dasar pendidikan moral dan perilaku sejak dini kepada anak-anaknya. sehingga di sekolah, yang mengajarkan hal-hal akademis, tidak direpotkan lagi dengan masalah -masalah perilaku anak didik karena nilai-nilai luhur telah melebur dalam karakter setiap siswa sejak dari rumah. 
- See more at: http://nutrisiuntukbangsa.org/ibu-sosok-pertama-dan-utama-bagi-si-pemimpin-kecil/#sthash.YGOACkbk.dpuf


Demikian sedikit sharing di hari Senin yang damai ini :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar